Pakai Kacamata 3D Bikin Mual

Penelitian terbaru meperlihatkan bahwa penggunaan kacamata 3D yang terlalu dekat ketika menontn TV dapat menyebabkan sakit kepala, mual, dan mata tegang. bahkan 20 % pemirsa yang diteliti Universitas Eindhoven dapat terjangkit penyakit fisik.

Para peneliti tersebut melakukan percobaan terhadap 39 orang sebagai responden. mereka diminta menggunakan kacamata 3D untuk membaca beberapa teks pada layar TV dari jarak 10 m. “7 responden merasakan mual, termasuk mata tegang dan terbayang-bayang.” ujar peneliti seperti dilaporkan New Scientist.

Awal tahun ini, The Royal Collage of Ophthalmologiests, Asosiasi Dokter Mata dan Optik, mengatakan ada efek jangka pendek dari pemakaian kaccamata 3D umtuk menonton TV. Namun mereka meminta agar dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat efek jangka panjang.

Pemirsa memang memilki dua pilihan tipe TV 3D yang dikenal sebagai “aktif” dan “pasif”. Perbedaannya ada pada tampilan gambar. TV “aktif” yang harganya lebih murah membutuhkan kacamata “rana” khusus. TV ini menampilkan program dengan serangkaian frame yang cepat: mata kiri-mata kanan-mata kiri-mata kanan. Kecepatan tersebut berubah-ubah sehingga pononton tidak bisa medeteksi bahwa hal itu terjadi.

Untuk menonton film 3D pemirsa mengenakan kacamata shutter seharga 50 poundsterling dengan digerakkan oleh baterai kecil. Kaca mata ini memblokir satu mata atau lainnya pada frame alternatif dengan kecepatan tinggi. untuk mengatur sinkronisasi gambar yang ditampilkan pada TV harus melalui koneksi nirkabel. Kondisi ini menyebabkan otak seperti tertipu dan menciptakan gambar 3D di dalam pikiran.

John Lee, Presiden The Royal Collage of Ophthamologists mengatakan menonton film 3D memang tidak merusak mata. “Namun, jika anda menghabiskan waktu berlebihan untuk menontonnya, anda mungkin mendapat sakit kepala yang ringan karena tekanan pada mata.”

Para ahli meyarankan agar anak-anak di bawah umur 8 tahun tidak menggunakan kacamata 3D secara teratur. Maklum, otot mata mereka masih berkembang.

Sumber : koran TEMPO edisi 21 Desember 2010

About kiki.febrian

manusia biasa yang simple dan apa adanya

Posted on Januari 2, 2011, in Kesehatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: